Analisis Arthur Hayes: Bitcoin Capai $3.4 Juta di 2028? Ini Alasannya

Grafik kenaikan nilai Bitcoin yang diproyeksikan, menunjukkan potensi pertumbuhan signifikan di tengah perubahan kebijakan ekonomi global.

Mantan CEO BitMEX dan manajer Maelstrom Fund, Arthur Hayes, kembali membuat geger dengan prediksinya yang sangat berani: Bitcoin bisa melonjak hingga mencapai angka fantastis 3,4 juta Dolar Amerika Serikat pada tahun 2028. Angka yang luar biasa ini bukan tanpa dasar, melainkan bertumpu pada serangkaian asumsi besar mengenai pertumbuhan kredit, pembelian utang, dan perubahan kebijakan moneter global yang berpotensi terjadi dalam beberapa tahun ke depan. Prediksi ini menjadi perbincangan hangat di kalangan investor dan pengamat ekonomi, mengingat implikasi yang sangat besar jika skenario tersebut benar-benar terwujud.

Pergeseran Kebijakan Federal Reserve: Sebuah Skenario Politik

Inti dari argumen Hayes adalah pergeseran kendali di Federal Reserve (The Fed) yang menurutnya akan menjadi lebih krusial dari biasanya. Ia berpendapat bahwa tim Presiden AS Donald Trump, yang dipimpin oleh Menteri Keuangan Scott Bessent, memiliki rencana ambisius untuk membentuk ulang kebijakan Federal Reserve. Rencana ini melibatkan pemilihan anggota dewan yang strategis dan penerapan tekanan regulasi. Hayes merinci bahwa untuk mencapai tujuan ini, diperlukan empat kursi di Dewan Gubernur The Fed guna memengaruhi keputusan terkait suku bunga jangka pendek, khususnya melalui aturan Suku Bunga atas Saldo Cadangan (Interest on Reserve Balances).

Hayes mengidentifikasi Gubernur Bowman dan Waller, serta Stephen Miran yang baru dikonfirmasi, sebagai sekutu potensial, yang menurutnya membawa kubu Trump mendapatkan tiga dukungan suara. Selain itu, ia juga memprediksi adanya tekanan terhadap Gubernur Lisa Cook, termasuk potensi peninjauan Departemen Kehakiman (DOJ) atas tuduhan penipuan hipotek, yang menurut Hayes, dapat memaksanya mundur paling lambat awal tahun 2026. Laporan lebih lanjut menunjukkan bahwa pemerintahan tersebut berencana untuk mengganti beberapa presiden Fed regional sekitar pemilihan Februari 2026. Perubahan struktural ini, jika terjadi, akan memiliki dampak signifikan terhadap arah kebijakan moneter Amerika Serikat.

Arus Dana Stablecoin dan Dampak Eurodollar

Menurut Hayes, pergeseran pendanaan yang lebih luas akan datang dari Eurodollar dan simpanan asing. Ia memperkirakan bahwa sekitar 10 hingga 13 triliun Dolar Amerika Serikat dapat dialihkan dari simpanan dolar di luar negeri, terutama dengan ancaman penarikan dukungan AS selama krisis. Dana ini, ditambah dengan kepemilikan luar negeri lainnya, membentuk apa yang Hayes sebut sebagai kumpulan simpanan non-dolar sebesar 34 triliun Dolar Amerika Serikat, yang menjadi target potensial bagi perusahaan penerbit stablecoin.

Hayes mengantisipasi bahwa penerbit stablecoin yang patuh pada regulasi, seperti Tether, yang menyimpan cadangan mereka dalam simpanan bank AS dan obligasi Treasury, akan menyerap sebagian besar arus dana ini. Lebih jauh lagi, Hayes bahkan berspekulasi bahwa dompet media sosial dapat menarik sekitar 21 triliun Dolar Amerika Serikat dari simpanan ritel di negara-negara Global South. Aplikasi populer seperti WhatsApp, menurutnya, bisa menjadi jalur bagi masyarakat untuk memegang stablecoin yang dipatok ke dolar, alih-alih bergantung pada rekening bank lokal mereka. Hal ini menunjukkan potensi revolusi dalam cara masyarakat menyimpan dan mentransfer nilai secara global.

Stablecoin dan Permintaan Obligasi Pemerintah

Hayes menguraikan mekanisme permintaan yang menarik. Jika para deposan beralih ke stablecoin yang memegang obligasi Treasury dan simpanan bank, permintaan untuk instrumen keuangan jangka pendek AS bisa menjadi kurang sensitif terhadap harga. Ia menambahkan bahwa sekitar 16,74 triliun Dolar Amerika Serikat dari simpanan bank Eropa membantu membangun total pasar yang dapat dijangkau sekitar 34 triliun Dolar Amerika Serikat untuk konversi stablecoin. Dalam skenario ini, Departemen Keuangan AS dapat menawarkan imbal hasil di bawah tingkat suku bunga Fed Funds dan masih menemukan pembeli. Ini akan secara efektif melemahkan posisi bank sentral asing dan memberikan pengaruh baru kepada Washington atas suku bunga jangka pendek. Implikasi dari dinamika ini adalah pergeseran kekuatan ekonomi global, di mana Amerika Serikat dapat lebih mudah membiayai utangnya, sementara negara lain mungkin kehilangan sebagian kedaulatan moneter mereka.

Singkatnya, visi Arthur Hayes tentang Bitcoin mencapai 3,4 juta Dolar Amerika Serikat pada tahun 2028 adalah hasil dari interaksi kompleks antara kebijakan moneter AS yang direkayasa secara politik, perubahan besar dalam arus dana global yang didorong oleh stablecoin, dan dampak akhirnya pada pasar obligasi pemerintah. Ini adalah prediksi yang patut dicermati karena menggabungkan elemen politik, teknologi finansial, dan makroekonomi dalam satu skenario masa depan yang berani.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url
sr7themes.eu.org