7 Prinsip Pembayaran untuk Bendahara Modern: Siap Hadapi 2025
Di era digital yang serba cepat ini, tuntutan terhadap fungsi keuangan perusahaan, khususnya bendahara, semakin kompleks. Pemasok mengharapkan pembayaran instan, karyawan mengandalkan gaji dan penggantian biaya yang tepat waktu, sementara regulasi terus-menerus berubah. Patric Leone, Product Owner, Connectivity, di Fides Treasury Services, membagikan tujuh prinsip pembayaran yang harus diterapkan oleh bendahara untuk memenuhi permintaan kas modern dan fokus pada hal-hal yang benar-benar penting — kesehatan dan masa depan bisnis yang berkelanjutan.
Mengikuti Tren Keuangan Modern
Dulu, melakukan pembayaran adalah hal yang sederhana. Kini, proses ini menjadi latihan harian dalam kepatuhan, teknologi, dan manajemen risiko. Oleh karena itu, sangat penting bagi bendahara untuk memiliki kebijakan, proses, pengamanan, dan mitra teknologi yang tepat.
Munculnya ISO 20022, pembayaran real-time, kode tujuan (purpose codes), otomatisasi berbasis AI, dan kerangka kerja identitas digital, semuanya mendorong para profesional keuangan yang berpengalaman sekalipun untuk beradaptasi. Perubahan regulasi yang signifikan juga sedang berlangsung. Misalnya, Verifikasi Penerima Pembayaran (VoP) di Eropa akan membantu mencegah penipuan pembayaran dan kesalahan. Penggunaan wajib data alamat terstruktur untuk pembayaran internasional akan meningkatkan upaya anti pencucian uang dan penyaringan sanksi.
Ada banyak hal yang harus dipelajari dan banyak potensi untuk inovasi. Namun, dalam mengejar kemajuan, perlindungan dasar seperti konektivitas yang aman dan integritas proses seringkali kurang diprioritaskan. Padahal, fondasi yang kuat adalah kunci untuk menghadapi dinamika ini.
Tujuh Prinsip Pembayaran untuk Bendahara
Untuk menyederhanakan proses dan mencapai kerangka kerja yang solid untuk keamanan, kepatuhan, dan manajemen risiko, bendahara dapat menerapkan tujuh prinsip berikut:
Seimbangkan Swaservice dan Kontrol Terpusat
Kerangka kerja persetujuan swaservice yang fleksibel sangat berharga untuk organisasi dari berbagai ukuran, mulai dari perusahaan kecil dan menengah hingga perusahaan multinasional. Meskipun Anda memilih untuk menyederhanakan pembayaran rutin, menerapkan batas pembayaran maksimum di seluruh sistem membantu menjaga pengawasan strategis dan tata kelola di seluruh tim, geografi, dan unit bisnis.
Implementasikan Kontrol Akses Berbasis Peran (RBAC)
Baik Anda terhubung ke bank dan memproses pembayaran melalui ERP, TMS, portal bank, atau penyedia konektivitas seperti Fides, izin berbasis peran memastikan kepatuhan. Ini mencakup mulai dari persetujuan di luar batas oleh staf senior hingga membatasi konfigurasi BIC dan Swift hanya untuk pakar teknis.
Revalidasi Hak Akses Secara Teratur
Tim global yang dinamis menuntut model akses yang fleksibel, tetapi juga tunduk pada perubahan organisasi dan tanggung jawab yang lebih sering. Anda harus secara teratur meninjau dan memperbarui peran pengguna yang terperinci, seperti administrator dan penanda tangan untuk pengaturan akun, serta profil khusus persetujuan yang Anda tetapkan sebagai bagian dari strategi RBAC Anda.
Pantau Terus Screening Sanksi
Daftar sanksi terus berkembang, terutama dalam iklim geopolitik yang bergejolak saat ini. Untuk mengurangi risiko dan memastikan kepatuhan, setiap pembayaran harus disaring setiap saat tanpa pengecualian. Hal ini krusial untuk menjaga integritas keuangan perusahaan.
Gunakan Daftar Izinkan (Allow Lists)
Menambahkan akun ke "daftar izinkan" memastikan hanya penerima terpercaya yang dibayar. Untuk mengurangi risiko kesalahan atau penipuan, keamanan dapat ditangani melalui "prinsip empat mata" dalam platform agregasi keuangan atau dikodekan ke dalam ERP atau TMS. Pendekatan ini menambahkan lapisan perlindungan ekstra.
Jangan Bergantung pada AI Saja
Pasar ramai dengan alat pencegahan penipuan berbasis AI yang baru. Meskipun alat-alat ini menjanjikan untuk membantu menyederhanakan alur kerja, kita belum pada titik di mana AI dapat (atau harus) beroperasi tanpa campur tangan manusia. Sentuhan manusia tetap penting untuk pengambilan keputusan kritis dan validasi.
Bermitra dengan Penyedia Konektivitas
Konektivitas yang aman, cerdas, dan terukur bukan hanya persyaratan teknis; ini adalah fondasi kas modern. Carilah penyedia konektivitas dengan pengalaman di berbagai saluran konektivitas dan implementasi yang luas. Rekam jejak keandalan, auditabilitas, dan peringkat layanan pelanggan yang tinggi adalah suatu keharusan. Selain keahlian teknis, mitra konektivitas Anda harus bertindak sebagai penasihat ahli, termasuk memberikan panduan tentang bank, alat seperti ERP dan TMS, serta tren keuangan untuk membantu Anda beradaptasi dengan perubahan hari ini dan di masa depan.
Membangun Keuangan yang Tangguh
Kekuatan utama dari fungsi keuangan terletak pada ketahanan: melindungi bisnis dari risiko sekaligus memungkinkan pertumbuhan. Pemimpin keuangan mungkin mengalami tekanan lebih besar dari sebelumnya — tetapi itu juga berarti ada lebih banyak peluang untuk menambah nilai. Dengan mengikuti prinsip-prinsip utama yang dirancang untuk memastikan pembayaran yang aman dan patuh serta bekerja sama dengan mitra terpercaya untuk membantu mengimplementasikan kerangka kerja dan proses yang tepat, bendahara sedang membangun platform untuk kesuksesan jangka panjang.