HODLer Bitcoin Raup $120 Juta Saat Harga Anjlok: Sebuah Analisis

Grafik historis yang menunjukkan volume keuntungan yang direalisasikan oleh investor Bitcoin jangka panjang (paus LTH) selama gejolak pasar.

Data on-chain mengungkapkan bahwa investor Bitcoin jangka panjang, yang sering disebut sebagai HODLer, berhasil mengunci keuntungan signifikan di tengah gejolak penurunan harga terbaru. Fenomena ini menarik untuk dicermati, mengingat para HODLer dikenal dengan strategi mereka yang teguh untuk menahan aset meskipun pasar bergejolak. Namun, kali ini mereka menunjukkan perilaku profit-taking yang substansial.

Paus HODLer Jangka Panjang Lakukan Aksi Ambil Untung Besar

Seperti yang dijelaskan oleh analis Ali Martinez, "long-term holders" (LTHs) merujuk pada investor Bitcoin yang telah menyimpan koin mereka lebih dari 155 hari. Kelompok ini dianggap mewakili para HODLer sejati di pasar, yang jarang menjual bahkan di tengah volatilitas ekstrem. Meski demikian, ada kalanya investor ini ikut serta dalam aksi jual, dan salah satu contohnya baru saja terjadi.

Dalam konteks pembahasan ini, fokus kita bukan pada LTH sehari-hari, melainkan pada paus LTH. Ini adalah investor besar yang memiliki lebih dari 1.000 BTC, yang setara dengan sekitar $113,7 juta. Data terbaru menunjukkan bahwa paus LTH ini telah aktif dalam aksi ambil untung baru-baru ini.

Indikator Realized Profit untuk paus LTH menunjukkan lonjakan yang mencolok pada tanggal 21 September. Hari itu adalah titik awal penurunan harga Bitcoin yang membawanya ke level sekitar $112.000. Dengan demikian, sangat mungkin bahwa aksi ambil untung dari para HODLer ini sebagian turut menyumbang pada tekanan jual yang menyebabkan pergerakan harga yang bearish.

Secara keseluruhan, paus LTH berhasil meraup keuntungan lebih dari $120 juta selama periode distribusi ini. Ini menunjukkan bahwa meskipun mereka adalah pemegang jangka panjang, mereka tidak ragu untuk mengamankan keuntungan saat peluang muncul, terutama di tengah volatilitas pasar yang signifikan.

Investor Jangka Pendek Justru Menanggung Rugi

Kontras dengan paus LTH, "short-term holders" (STHs) atau pemegang jangka pendek, yaitu investor yang baru masuk ke pasar dalam lima bulan terakhir, justru terlibat dalam aksi jual rugi. Analis komunitas CryptoQuant, Maartunn, menyoroti bahwa STH mengirimkan 15.700 BTC dalam keadaan rugi ke bursa selama penurunan harga tersebut.

Investor umumnya menggunakan platform bursa untuk menjual aset mereka. Oleh karena itu, transaksi rugi ini dapat diartikan sebagai tanda kapitulasasi dari kelompok investor ini. STHs memiliki waktu penahanan yang relatif singkat, sehingga mereka diasumsikan sebagai "tangan lemah" di sektor ini, yang cenderung panik dan menjual saat pasar bergejolak. Perilaku ini sangat sesuai dengan karakteristik mereka.

Profit Kumulatif LTH dalam Siklus Saat Ini

Kembali ke LTH secara keseluruhan, perusahaan analitik on-chain Glassnode telah membagikan grafik yang menunjukkan total keuntungan yang telah direalisasikan oleh LTH dalam siklus pasar saat ini. Keuntungan kumulatif LTH Bitcoin yang direalisasikan mencapai 3,4 juta BTC untuk pasar bull saat ini.

Jumlah ini lebih tinggi dari semua siklus sebelumnya, kecuali satu. Hal ini menggarisbawahi betapa menguntungkannya strategi HODLing bagi para investor jangka panjang yang sabar, yang mampu menahan aset mereka melewati berbagai gejolak pasar dan menunggu titik profit yang optimal.

Meskipun ada aksi jual dari berbagai kelompok investor, harga Bitcoin menunjukkan ketahanan. Setelah sempat anjlok, Bitcoin telah menunjukkan pemulihan dalam sehari terakhir, dengan harganya kembali ke level sekitar $113.700. Ini menunjukkan dinamika pasar yang terus berubah dan kemampuan aset digital ini untuk pulih dari tekanan.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url
sr7themes.eu.org