Prediksi Analis: Pasar Bear Bitcoin Dimulai, Potensi Jatuh ke $61.000
Menjelang pertengahan tahun ini, setelah mencapai puncaknya di sekitar $124.000 pada bulan Juli, harga Bitcoin terlihat mulai kesulitan dan bergerak dalam fase konsolidasi. Banyak yang menganggap ini sebagai jeda sementara sebelum kembali melambung. Namun, pandangan berbeda disampaikan oleh analis kripto EXCAVO. Menurutnya, tren pasar saat ini justru mengindikasikan berakhirnya pasar bullish dan dimulainya pasar bearish. Prediksinya cukup mencengangkan: potensi penurunan harga Bitcoin hingga 50%, mencapai level sekitar $61.000. Ini tentu memicu perdebatan di kalangan investor dan pengamat pasar kripto.
Mengapa Harga Bitcoin Diprediksi Anjlok?
EXCAVO menguraikan beberapa alasan utama mengapa ia percaya pasar bearish Bitcoin telah dimulai. Alasan-alasan ini disebut sebagai "tanda-tanda klasik" dari puncak pasar, yang ia rangkum menjadi tiga poin penting. Tanda-tanda ini sering kali menjadi indikator krusial bagi para analis untuk menentukan arah pergerakan pasar selanjutnya, terutama di aset yang volatil seperti kripto.
Optimisme Universal yang Berlebihan
Poin pertama yang disoroti EXCAVO adalah apa yang ia sebut sebagai "Optimisme Universal." Ini merujuk pada kondisi di mana hampir semua pihak, mulai dari investor individu hingga institusi, menunjukkan sentimen bullish yang sangat kuat terhadap Bitcoin. Selain itu, banyak perkembangan positif yang seolah-olah mendukung kenaikan harga. EXCAVO mencontohkan bagaimana berbagai pemerintah di dunia mulai menerima kripto dan bahkan membentuk dana cadangan berbasis aset digital. Bagi EXCAVO, optimisme yang meluas dan terkadang tanpa dasar yang kuat seperti ini justru menjadi sinyal kuat bahwa pasar telah mencapai puncaknya dan siap untuk berbalik arah.
Pembelian Korporat yang Masif
Selanjutnya, EXCAVO menyoroti terus berlanjutnya pembelian aset kripto oleh korporasi, khususnya untuk Bitcoin. Perusahaan publik besar seperti MicroStrategy telah mengakumulasi cadangan Bitcoin dalam jumlah yang sangat besar. Tidak hanya Bitcoin, aset digital lain seperti Ethereum juga menjadi incaran. Perusahaan-perusahaan ini secara kolektif telah menginvestasikan puluhan miliar dolar ke dalam Bitcoin dan Ethereum. Meskipun terlihat sebagai berita baik yang mendukung fundamental, EXCAVO memandangnya sebagai salah satu indikator bahwa akumulasi besar-besaran oleh institusi mungkin sedang mendekati batasnya, dan tekanan beli yang masif tersebut tidak dapat dipertahankan secara berkelanjutan dalam jangka panjang.
Dominasi Berita Positif di Media
Terakhir, EXCAVO mengamati dominasi berita positif seputar kripto di berbagai media. Berita baik yang terus-menerus muncul membuat para investor enggan untuk menjual aset mereka, berharap harga akan terus naik hingga level yang lebih tinggi, seperti $200.000, $300.000, atau bahkan $500.000. Menurut analis ini, ketika sentimen pasar begitu positif dan spekulatif, dengan investor menahan diri untuk merealisasikan keuntungan mereka demi harga yang jauh lebih tinggi, itu justru menjadi sinyal kuat bahwa harga Bitcoin telah mencapai puncaknya. Fenomena ini sering kali terjadi sebelum koreksi besar di pasar finansial manapun.
Strategi Keluar dari Pasar
Berangkat dari keyakinan bahwa harga Bitcoin telah mencapai puncaknya dan akan memasuki pasar bearish, analis kripto ini menjelaskan bahwa ia telah menjual semua asetnya. Rencananya adalah menunggu hingga September 2026 sebelum kembali membeli. Berdasarkan grafik analisisnya, EXCAVO memprediksi harga Bitcoin akan jatuh di bawah $61.000 pada periode tersebut. Strategi ini menunjukkan pendekatan yang sangat hati-hati dan berbasis pada analisis siklus pasar, berbeda dengan kebanyakan investor ritel yang seringkali terbawa euforia pasar.
Teori Siklus dan Pandangan Terhadap Altcoin
EXCAVO juga mendukung prediksinya dengan teori siklus pasar, yang menyatakan bahwa ada sekitar 151 minggu pertumbuhan diikuti oleh 51 minggu penurunan. Berdasarkan teori ini, fase pertumbuhan sudah selesai, dan periode antara 13 September hingga 6 Oktober adalah awal dari zona pembalikan yang mengawali penurunan pasar bearish. Selain itu, analis ini juga meragukan kemungkinan terjadinya "musim altcoin" yang masif seperti pada tahun 2017. Dengan jumlah mata uang kripto yang kini mencapai lebih dari 1 juta koin, EXCAVO berpendapat bahwa tidak mungkin semua koin akan mengalami kenaikan harga secara bersamaan. Ia memprediksi bahwa hanya akan ada kenaikan selektif pada altcoin tertentu yang menarik minat para pelaku pasar.
Meskipun pandangannya bearish untuk jangka pendek, EXCAVO tidak sepenuhnya pesimis tentang masa depan Bitcoin. "Saya tidak menjadi seorang 'bear' selamanya," ujarnya. "Saya percaya Bitcoin akan mencapai $300.000. Tapi bukan dalam beberapa bulan mendatang." Ia melanjutkan, "Harga tersebut akan tercapai dalam 2,5 tahun, setelah koreksi sehat sebesar 50-60% dari puncaknya." Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun ada koreksi besar yang diprediksi, EXCAVO masih memiliki keyakinan jangka panjang terhadap potensi pertumbuhan Bitcoin, namun dengan skenario pasar yang lebih realistis dan siklis.