Ledakan Permintaan XRP di CME & Antisipasi ETF: Masa Depan Cerah?
XRP, salah satu aset digital terkemuka, kembali menarik perhatian pasar dengan lonjakan aktivitas yang signifikan di bursa derivatif CME. Fenomena ini bukan hanya sekadar angka, melainkan indikator kuat akan meningkatnya minat institusional dan ritel, terutama menjelang potensi persetujuan ETF (Exchange Traded Fund) XRP yang dapat semakin mendorong adopsi aset kripto ini secara luas. Data terbaru menunjukkan bahwa permintaan XRP di CME telah mencapai rekor baru, menandakan prospek bullish yang menjanjikan bagi altcoin tersebut.
CME XRP Futures Mencetak Rekor Baru
CME Group, bursa derivatif terkemuka, baru-baru ini mengumumkan pencapaian penting untuk produk futures XRP mereka. Dalam empat bulan sejak diluncurkan, volume perdagangan notional telah mencapai $18,3 miliar, dengan total 6 miliar XRP diperdagangkan dan 397.000 kontrak. Angka-angka ini sekali lagi menegaskan tingginya permintaan untuk altcoin tersebut. Sebelumnya, CME juga menyatakan bahwa produk futures XRP-nya telah menarik minat dari peserta institusional maupun ritel, menunjukkan adopsi yang luas di berbagai segmen pasar.
Yang lebih menarik, futures XRP di CME berhasil melampaui $1 miliar dalam open interest (OI) pada bulan lalu. Pencapaian ini menjadikan XRP sebagai kontrak tercepat yang pernah mencapai angka tersebut, yaitu hanya dalam waktu tiga bulan. Melihat momentum positif ini, CME bahkan telah mengumumkan rencana untuk meluncurkan perdagangan opsi pada futures XRP mulai tanggal 13 Oktober. Langkah ini diharapkan dapat lebih meningkatkan permintaan di bursa CME, yang tentunya merupakan berita baik bagi prospek XRP di masa depan.
Menanti Persetujuan ETF XRP dan Dampaknya
Lonjakan aktivitas di CME ini terjadi tepat menjelang potensi peluncuran ETF XRP di bawah Undang-Undang Sekuritas tahun 1933. Para penerbit dana diperkirakan akan segera mengajukan amandemen untuk dana mereka dalam waktu dekat, bahkan mungkin pada akhir minggu ini. Persetujuan standar daftar generik oleh SEC (Komisi Sekuritas dan Bursa) dapat mempercepat peluncuran ETF XRP ini. Jika hal tersebut belum terjadi, perhatian akan beralih ke batas waktu Grayscale pada 18 Oktober, yang merupakan batas waktu akhir pertama di antara ketujuh pengajuan XRP yang ada. Ada kemungkinan bahwa komisi akan menyetujui dana-dana ini secara bersamaan, sama seperti yang mereka lakukan untuk ETF Bitcoin dan Ethereum.
Ekspektasi Permintaan yang Masif untuk ETF
Para ahli pasar pun memiliki ekspektasi yang tinggi terhadap potensi ETF XRP. Nate Geraci, seorang pakar pasar, sebelumnya telah mengisyaratkan bahwa kesuksesan futures XRP di CME adalah salah satu alasan mengapa banyak orang meremehkan permintaan yang mungkin dicatat oleh ETF spot XRP. Ia juga menyoroti adanya lebih dari $800 juta dalam ETF XRP berbasis futures pada saat itu.
Geraci kemudian memperkuat pernyataannya, menegaskan bahwa banyak investor "secara serius" meremehkan permintaan investor untuk ETF spot XRP. Ia mencontohkan bagaimana hal serupa terjadi dengan ETF spot Bitcoin dan Ethereum, yang sejauh ini telah melampaui ekspektasi awal. Steven McClurg, CEO Canary Capital, juga memiliki ekspektasi tinggi untuk ETF XRP. Ia memprediksi bahwa ETF ini dapat mencatat hingga $5 miliar dalam arus masuk pada bulan pertamanya, bahkan berpotensi mengungguli ETF Ethereum. Saat ini, harga altcoin diperdagangkan sekitar $2.75, turun lebih dari 3% dalam 24 jam terakhir, menurut data dari CoinMarketCap. Namun, dengan prospek ETF dan pertumbuhan di CME, masa depan XRP tetap menjadi sorotan utama di dunia kripto.